Demo Dugaan Kecurangan Pilkades di Kantor Bupati Polman, Pengunjuk Rasa dan Satpol PP Adu Mulut

Puluhan petugas yang berjaga langsung menutup rapat pintu masuk kantor bupati. Akibatnya kedua belapihak diwarnai adu mulut.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Puluhan warga berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Polman. 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, diwarnai ketegangan antara petugas dengan peserta aksi, Kamis (25/11/2021).

Ketegangan terjadi ketika puluhan warga hendak masuk di Kantor Bupati Polman, namun dihalangi para petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di pintu gerbang.

Puluhan petugas yang berjaga langsung menutup rapat pintu masuk kantor bupati.
Akibatnya kedua belapihak diwarnai adu mulut.

Suasana mulai kondusif setelah pihak Pemerintah Kabupaten Polman menemui para peserta aksi.

"Buka buka, " teriakan peserta aksi di depan pintu gerbang kantor Bupati Polman yang dijaga ketat oleh petugas Satpol PP.

Koordinator aksi, Alimuddin mengatakan unjuk rasa digelar untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar untuk menindaklanjuti laporan dugaan kecurangan pada Pilkades lalu.

Ia menduga adanya calon secara terang-terangan melakukan money politic untuk mempengaruhi dan mengarahkan wajib pilih dalam Pilkades.

Dugaan ini atas laporan yang mereka terima dari masyarakat.

"Atas laporan ini lah kami melaporkan ke Pemdes untuk ditindaklanjuti, " ucap Alimuddin.

Indikasi kecurangan ini harus diproses baik secara administrasi, maupun tindakpidana umum.

"Kami menuntut agar pelaku money politik diproses hukum. Tentunya masih ada aturan lainnya yang berkaitan dengan proses itu yakni pembatalan dan diskualifikasi, " tegasnya.

Selain berunjuk rasa di kantor Bupati dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, massa juga mendatangi Markas Polres Polman.

Mereka mendesak Kepolisian agar menangkap pelaku money politik yang menciderai pesta demokrasi di desa. (san)

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved