Breaking News:

Mafia Bola

Resmi! PSSI Jatim Laporkan Dugaan Mafia Bola Liga 3 ke Polisi, 4 Terlapor Ini Akan Dipanggil

Secara resmi PSSI Jawa Timur melaporkan dugaan mafia bola di Liga 3 ke Polda Jawa Timur.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
kompas.com
Pertandingan lanjutan Liga 3 2021-2022 antara AFA Syailendra dan Persekap Kota Pasuruan, Minggu (14/11/2021), diwarnai dengan kericuhan. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur resmi melaporkan dugaan percobaan suap di kompetisi Liga 3 Jawa Timur (Jatim) ke Polisi Daerah (Polda) Jatim pada Senin (22/11/2021).

Komdis Jatim melaporkan empat orang yakni Bambang Suryo, David, Billy, dan Anshori yang diduga melakukan suap kepada beberapa pemain di Liga 3 Jatim. Mereka dilaporkan ke polisi sebab bukan bagian dari football family yang tidak bisa dihukum menggunakan kode disiplin PSSI.

Saat ini, status perkara yang dilaporkan oleh Komdis Jatim tersebut dalam tahap penyelidikan.

Keempat pelaku tersebut dilaporkan atas dugaan kasus suap berdasarkan UU nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidanan Suap Hak Keuangan.

Pihak Komdis Jatim juga telah melampirkan sejumlah barang bukti pendukung, mulai dari surat keputusan hasil komdis PSSI Jatim, data rekaman percakapan berupa suara dan jejak digital percakapan melalui aplikasi WhatsApp.

Press conference Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini mendampingi Komdis PSSI Jatim.
Press conference Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini mendampingi Komdis PSSI Jatim. (kompas.com)

Baca juga: Wasit Kerap Bikin Kontroversi, Ketum PSSI Tindak Tegas Wasit yang Berlaku Curang

Baca juga: Kongres Asprov PSSI, Ketua KONI Sulbar: Siapapun Ketua Terpilih Sepak Bola Meningkat

"Ada keputusan komdis, ada rekaman, chat WA. Kami selama ini mencoba melakukan sesuatu sesuai regulasi," kata Samiaji Makin Rahmat, Ketua Komdis PSSI Jatim.

Samiaji Makin Rahmat berharap, melalui upaya penegakan hukum ini dapat memberikan efek jera terhadap para oknum yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam praktik curang tersebut.

Sehingga dapat menciptakan iklim persepakbolaan di Indonesia menjadi lebih baik.

"Kita ingin membangun nuansa bola yang jadi idola dan kebanggaan masyarakat berjalan lurus sesuai ketentuan di dalam olahraga," pungkasnya.

Tanggapan Polda Jatim

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved