Breaking News:

Kumham PR Summit 2021

Plt Dirjen KI Kemenkumham: Perlu Manajemen Kehumasan Handal untuk Meraih Kepercayaan Publik

Razilu mengelaskan mengenai Sinergitas Kehumasan yang merupakan pekerjaan rumah yang paling besar dalam membenahi manajemen kehumasan.

Editor: Nurhadi Hasbi
Humas Kemenkumham Sulbar
Plt Dirjen Kekayaan Intelektual, Ir Razilu saat menjadi pembicara pada kegiatan Kumham PR Summit 2021 di Hotel Shangri-La, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM - Sinergitas kehumasan sangat diperlukan dalam membangun citra positif dan kepercayaan publik.

Hal tersebut diungkapkan Plt Dirjen Kekayaan Intelektual, Ir Razilu saat menjadi pembicara pada kegiatan Kumham PR Summit 2021 di Hotel Shangri-La, Selasa (23/11/2021).

Ia menjelaskan, peran strategis di dalam sistem hukum nasional tersebut membuat Kementerian Hukum dan HAM sering menjadi sorotan publik di berbagai media massa.

Menurut Razilu, hal tersebut tentunya perlu diimbangi dengan manajemen kehumasan yang handal serta kompeten agar dapat membangun citra organisasi yang baik di mata publik sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Hukum dan HAM.

"Selain itu munculnya berita lama yang sudah tidak relevan juga menjadi permasalahan tersendiri karena dapat menggiring opini negatif publik. Hal-hal tersebut, secara langsung maupun tidak langsung, dapat menggangggu stabilitas organisasi, sehingga peran dari Public Relation untuk mengendalikan situasi tersebut secara cepat dan tepat menjadi sangat krusial," sambungnya.

Razilu mengakui bahwa Misleading Information merupakan salah satu permasalahan komunikasi serius yang dapat muncul karena kurang mampu dalam menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah diterima oleh khalayak ramai.

Permasalahan lainnya yang sering ditemui adalah ketidakmampuan dalam mengolah pesan yang disampaikan oleh pimpinan untuk dijadikan suatu pemberitaan yang bermanfaat dan bernilai jual di mata masyarakat.

"Contoh permasalahan tersebut sangatlah merugikan Kemenkumham sebagai kementerian yang memiliki pelayanan publik yang bersentuhan langsung ke masyarakat," sambung Razilu.

Razilu mengelaskan mengenai Sinergitas Kehumasan yang merupakan pekerjaan rumah yang paling besar dalam membenahi manajemen kehumasan.

"Tanpa adanya sinergitas tersebut, strategi komunikasi yang diterapkan oleh Kemenkumham tidak mampu diturunkan ke seluruh satuan kerja. Selain itu masih sering ditemui ego sektoral di beberapa instansi yang berkontribusi dalam menghambat Sinergitas Kehumasan," ujar Razilu.

Cita-cita untuk mencapai Sinergitas Kehumasan diperlukan peran yang besar dari Biro Humas Hukum dan Kerjasama kementerian Hukum dan HAM sebagai induk dari seluruh Humas di Kemenkumham.

Peran tersebut adalah untuk membina, merangkul serta terus mengembangkan kemampuan SDM Humas yang ada di seluruh Indonesia.

"Seluruh insan pengayoman harus mampu menjadi humas tersendiri bagi kemenkumham dalam membangun citra positif di mata publik.

Terutama bagi para pejabat serta seluruh jajaran kehumasan harus terus meningkatkan kapasitas serta pengetahuan sehingga mampu menjadi ujung tombak serta motor utama kehumasan di Kementerian Hukum dan HAM," pungkas Razilu.

Hadir pada kegiatan ini Kasub Bagian HRBTI Kanwil Kumham Sulbar, Muh Kasim dan staf. Kegiatan Kumham PR Summit 2021 juga diikuti oleh Unit Pelaksana Teknis di seluruh Indonesia melalui zoom meetings.(**)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved