Breaking News:

10 Hari Tertutup Longsor, Warga Marano Harap Bupati Mamuju Sutinah Kirim Alat Berat Buka Jalan

Sudah lima kali material longsor itu dievakuasi namun tetap saja belum stabil karena menggunakan alat seadanya.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Nur Intan
warga Marano gotong royong bareng TNI dari Koramil Kalukku bersihkan material longsor 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Warga Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Marano, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluhkan jalan yang tertimbun material longsor.

Longsor terjadi pada Sabtu (13/11/2021) lalu itu belum mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Sudah lima kali material longsor itu dievakuasi namun tetap saja belum stabil karena menggunakan alat seadanya.

Hal itu diungkapkan, Warga Marano Nur Intan kepada Tribun-Sulbar.com, Senin (22/11/2021).

"Sudah 5 kali dibersihkan, kemarin dua Anggota TNI dari Koramil Kalukku ikut membantu tapi hasilnya belum maksimal," ujar Intan.

Ia mengatakan, warga saat ini masih susah mengakses jalan saat turun membeli kebutuhan pokok.

Karena salah satu pohon enao yang tumbang menutupi jalan dan material longsor tidak bisa dievakuasi pakai alat seadannya.

"Akan begitu-begitu terus itu jalan, karena butuhki alat berat untuk evakuasi itu pohon mana lagi itu material longsor," sebutnya.

Sehingga ia berharap, pemerintah bisa menurunkan alat berat untuk evakuasi material longsor.

Karena, warga saat ini masih ragu-ragu melintasi jalan tersebut.

"Kalau warga bawa barang dari Kota harus di jemput tempat longsor," tutupnya (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved