Breaking News:

Longsor Marano

9 Hari Pascalongsor, Jalan ke UPT Marano Mamuju Belum Dapat Perhatian Pemerintah

Warga dibantu oleh prajurit TNI dari Koramil Kalukku membersihkan material longsor agar dapat dilalui kendaraan roda dua.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Dok Nur Intan
Warga Marano kembali bergotong royong, membersihkan sisa longsor, sebab belum ada bantuan alat berat. 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Akses jalan menuju Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Marano, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar, belum diperbaiki pascalongsor, Sabtu (13/11/2021) lalu.

Material longsor masih menutupi badan jalan karena pemerintah belum mengirim alat berat.

Jalan tersebut belum dapat dilalui hingga saat ini.

Warga setempat gotong royong membuka akses jalan agar dapat dilalui roda dua.

Jika tidak, warga terancam kelaparan.

"Ini sudah sembilan hari pasca longsor tak ada bantuan alat berat untuk membersihkan material," kata salah satu Warga Marano Nur Intan kepada Tribun-Sulbar.com, Minggu (21/11/2021).

Warga dibantu oleh prajurit TNI dari Koramil Kalukku membersihkan material longsor agar dapat dilalui kendaraan roda dua.

Mereka menggunakan peralatan seadanya, karena pemerintah tidak mengirim alat berat.

"Kendaraan roda dua, sudah bisa tembus, namun harus ekstra hati-hati, sebab tanah longsoran masih menutupi badan jalan," terang Nur Intan.

Dia berharap, pemerintah daerah, lebih memperhatikan kondisi jalan tersebut.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Fahrun Ramli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved