Breaking News:

Muncul Tagar ''Bubarkan MUI" di Medsos, Ketua PD Kahmi Sulbar: Oknumnya yang Harus Diselesaikan

Dikatakan, lembaga MUI tidak pernah mengajarkan atau menganjurkan cara berislam yang ekstrem.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Ketua Presidium KAHMI Sulbar Muh Jamil Barambangi. 

Lembaga MUI adalah lembaga yang sangat sejuk dan selalu tampil santun saat ada hal-hal yang kontroversi.

"Lembaga MUI santun bijak dan tidak pernah memprovokasi sesuatu hal yang bertentangan oleh agama," sebutnya.

Dikutip dari Tribunews, diketahui tagar 'Bubarkan MUI' muncul usai Densus 88 menangkap salah seorang pengurus MUI, Zain An-Najah atas dugaan terorisme.

Kini Zain sudah dinonakifkan sebagai anggota Komisi Fatwa MUI.

Bersama Farid Okbah dan Anung Al - Hamad, Zain dijerat pasal 15 jo Pasal 7 UU Nomor 15 tahun 2018 tentang Terorisme.

Tak hanya itu, ketiganya juga akan dipersangkakan dengan UU khusus yaitu UU nomor 9 tahun 2003 tentang Pendanaan Terorisme.

"Ancaman hukumannya kalau berdasarkan pendanaan teroris ancaman 15 tahun penjara," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, dikutip dari Tribunnews.com.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved