Breaking News:

2 ASN Kasar ke Wartawan di Mamasa Terima Sanksi Bupati Ramlan Badawi Usai Pilkades

Ramlan Badawi mengatakan sudah memberi teguran kepada dua ASN tersebut baik secara lisan maupun tertulis.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Dua aparatur sipil negara (ASN), pelaku kekerasan terhadap jurnalis beberapa pekan lalu, akan mendapat sanski dari Bupati Mamasa H Ramlan Badawi.

Ramlan Badawi mengatakan sudah memberi teguran kepada dua ASN tersebut baik secara lisan maupun tertulis.

Bahkan kata Bupati dua periode itu akan berikan sanksi terhadap dua ASN setelah proses pemilihan kepala desa usai.

"Kalau saya berikan sanksi sekarang pasti mengganggu proses, yang pasti tetap kami sanksi," ujar Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, Jumat (19/11/2021).

Pemberian sanksi berdasarkan aturan berlaku dan kode etik ASN.

"Kami sudah berikan teguran, sudah lisan tertulis lagi, selanjutnya tinggal sanksi," katanya.

Sebelumnya, dua ASN yakni Kepala Seksi Pemerintah Desa, Rudianto dan Kepala Seksi Bina Keuangan Desa, Harun Nirwandi mengusir dua jurnalis saat liputan seleksi calon kepala desa awal bulan november lalu.

Berkaitan dengan itu, Aliansi Kuli Tinta dan Mahasiswa Kabupaten Mamasa gelar unjuk rasa menuntut kedua pelaku meminta maaf dan mendapat sanksi pencopotan.

Meski telah minta maaf di depan sejumlah awak media, dua ASN pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMD) itu tetap diberi sanksi.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved