Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Pemerintah Fokus Kembangkan Energi Terbarukan dan Ekonomi Hijau

Dorongan itu dilaksanakan melalui kebijakan mandatori B-30, pengembangan mobil listrik, serta pemanfaatan panas bumi dan tenaga surya.

Editor: Ilham Mulyawan
ekon.go.id
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat jadi pembicara pada acara webinar dengan bertajuk "SDGs on Corporate: What are The New Challenges and Opportunities in New Normal" secara virtual 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah terus berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan.

Sebagaimana diatur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.

Disitu diatur pembangunan berkelanjutan, telah ditetapkan sebagai salah satu aspek penting untuk memberikan akses pembangunan yang merata dan inklusif, serta sebagai upaya untuk menjaga lingkungan.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah mendorong pengembangan energi terbarukan.

Dorongan itu dilaksanakan melalui kebijakan mandatori B-30, pengembangan mobil listrik, serta pemanfaatan panas bumi dan tenaga surya.

Kemudian perkebunan kelapa sawit rakyat yang berkelanjutan, ekowisata, dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Ramah Lingkungan, juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah juga telah menetapkan ekonomi hijau sebagai salah satu strategi utama transformasi ekonomi dalam jangka menengah panjang.

Strategi ini dianggap membantu Indonesia dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs).

"Terobosan baru sangat dibutuhkan untuk dapat melakukan lompatan dalam pencapaian target SDGs ini, terutama di masa pandemi,” ujar Airlangga saat menjadi narasumber pada acara webinar dengan bertajuk "SDGs on Corporate: What are The New Challenges and Opportunities in New Normal" secara virtual, Selasa (16/11/2021).

Di samping itu, pemerintah, lanjut dia, juga membutuhkan upaya kolektif dari semua pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved