Anak Usia Di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Candi Borobudur, Simak Syaratnya Berikut Ini

Anak usia di bawah 12 tahun boleh masuk ke Candi Borobudur. Berikut ini persyaratannya.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
kompas.com
Candi Borobudur saat matahari terbenam. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Anak-anak di bawah usia 12 tahun sudah boleh berwisata ke Candi Borobudur.

Diperbolehkannya anak usia di bawah 12 tahun masuk Candi Borobudur ini seiring dengan wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

Untuk memasuki kawasan wisata Candi Borobudur wisatawan harus memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Selain itu, para orang tua yang membawanya anaknya akan diizinkan masuk apabila kedua orang tua sudah divaksinasi.

Para orang tua kemudian akan diminta untuk mengisi surat pernyataan yang menyatakan telah divaksin oleh pihak pengelola wisata Candi Borobudur.

Candi Borobudur
Berwisata di Candi Borobudur.

Baca juga: Fenomena Alam Batu Laledong, Objek Wisata Unik di Kecamatan Pana Mamasa

Baca juga: PENYEBAB Tiket Masuk / Tarif Wisata Pantai Dato Majene Naik, Pantai Barane Juga

"Kita tetap meminta pendamping sudah bener-bener divaksin. Sudah vaksin dan orang tuanya itu harus vaksin, kalau tidak, tetap tidak boleh."

"Yang kedua, mempunyai aplikasi PeduliLindungi, itu harus. Yang selanjutnya, mereka harus mengisi form yang kita sediakan. Form penegasan yang mendampingi itu sudah vaksin. Mulai hari ini kita siapkan," ucap Aryono Hendro Malyanto, General Manager Taman Wisata Candi Borobudur.

Sedangkan wisatawan umum yang memasuki Candi Borobudru harus menggunaan aplikasi PeduliLindungo dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Tanggapan Satgas Covid 19 Kabupaten Magelang

Nanda Cahyadi Pribadi selaku Satgas Covid 19 Kabupaten Magelang mengatakan dalam Inmendagri Nomor 60 tahun 2021 menyatakan jika Kabupaten Magelang masuk pada PPKM level 2.

Dimana pada PPKM level 2 tempat-tempat wisata sudah diizinkan untuk dibuka kembali dengan kapasitas pengunjung 25 persen.

Ia menilai dibukanya tempat-tempat wisata pada daerah PPKM level 2 tetap harus megindahkan kaidah protokol kesehatan.

Sebab protokol kesehatan tetap harus dijaga secara ketat.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved