Breaking News:

Warga Mengeluh, Manager Plan Pabrik Beton: Kami Ingin Bertemu dengan Warga

Sembari menambahkan, bahwa proyek yanag dikerjakan ini berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Ilham Mulyawan
habluddin/Tribun-Sulbar.com
Manager Plan PT Bosowa Beton Mamuju, M. Rizal 

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sebanyak 50 warga Jl Soekarno Hatta, Kecamatan Mamuju, Kelurahan Kareman, Mamuju,  Sulbar tanda tangan keluhkan pengerjaan proyek, yang dilakukan oleh sebuah pabrik beton di Kota Mamuju.

Pekerjaan proyek itu membuat warga terganggu, karena debu hingga membuat bising.

Menanggapi keluhan warga Jl Soekarno Hatta, pengelola pabrik meminta waktu.

Baca juga: 50 Warga Tanda Tangan Keluhkan Proyek Beton di Mamuju

Manager Plan Bosowa Beton Mamuju, M. Rizal berharap pengertian warga, sebab proyek sudah sementara berjalan.

"Kita minta waktu empat bulan hingga enam bulan sampai pekerjaan proyek dikerjakan selesai," kata M. Rizal saat dikonfirmasi, Rabu (17/11/2021).

Sembari menambahkan, bahwa proyek yanag dikerjakan ini berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Salah satunya pembangunan rumah rusun Korem 142/Tatag, kantor KPU Sulbar dan Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Mamuju.

"Kita sudah melakukan penyiraman jalan tiga kali sehari dan kita sudah ingin melakukan kompensasi untuk warga yang bermukim di belakang pabrik," ungkap M. Rizal.

Maka dari itu, dia berharap dapat bertemu bersama warga setempat, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Kita juga melakukan perbaikan jalanan sekitar pabrik. Satu warga juga paling dekat pabrik dikasih kompensasi Rp1 juta selama tiga bulan sudah berjalan," tambahnya.

Selain itu, permintaannya dilakukan mediasi dengan masyarakat setempat belum mendapat respon.

Dia berharap adanya mediasi kembali bersama masyarakat setempat.

"Semoga ada mediasi kembali dilakukan bersama masyarakat," tandasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved