OPINI

Peluang Bisnis Menjanjikan Frozen Food di Masa Pandemi, Pelaku Usaha Wajib Pahami Aturannya

Dimana-mana, sudah banyak beredar berbagai menu makanan praktis untuk diolah, serta memiliki masa simpan yang lebih lama menjadi pilihan bagi sebagian

Editor: Ilham Mulyawan
Dokumentasi Fitri untuk Tribun Sulbar.com
Fitri, S.Si., M.Si., Apt/PFM Muda Balai POM di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat 

Selain itu, makanan beku umumnya tidak mengalami penurunan mutu, perubahan rasa, tekstur, sehingga kesegaran pangan dan kandungan nutrisinya lebih terjaga.

Frozen food harus dikemas dengan baik untuk menjamin kebersihan dan keamanan mutu pangan.

Pendistribusiannya pun, harus diperhatikan agar bakteri tidak masuk ke dalamnya dan berkembang biak.

Jika ini terjadi, maka dapat merusak mutu dan kualitas makanannya.

Ada jenis frozen food yang boleh diproduksi langsung Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), dan ada apula yang tidak.

Untuk non-IRTP, produk pangan olahan yang diproses dengan pembekuan, kemudian dikemas, dan dijual dalam kemasan eceran yang penyimpanannya memerlukan lemari pembeku (untuk waktu yang lebih dari 7 hari) dan diproduksi secara massal.

Jenis pangan olahan ini tidak boleh diproduksi oleh Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP).

Izin edarnya pun dikeluarkan Badan POM.

Sedangkan frozen food yang boleh diproduksi IRTP, merupakan olahan yang disimpan sementara pada suhu beku selama pendistribusian.

Kemudian daya tahannya kurang dari 7 hari, diolah, dijual dan dikemas langsung oleh produsen dalam jumlah kecil, berdasakan permintaan konsumen.

Selanjutnya langsung dikirim oleh produsen ke konsumen.

Inilah yang tidak memerlukan izin edar baik dari Badan POM maupun dari pemerintah daerah kabupaten/kota.

Namun tetap wajib mencantumkan tanggal produksi dan masa kedaluwarsanya pada label kemasan.

Di medio Oktober tahun ini, dunia jagat maya dihebohkan dengan curhatan seorang pelaku usaha frozen food yang terancam pidana karena tidak memiliki izin edar produk, PIRT atau BPOM.

Halaman
123

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved