Breaking News:

Gegara Ulah 2 ASN, Wakil Bupati Mamasa Minta Maaf ke Wartawan

Sebelum mendatangi Kantor Bupati Mamasa, puluhan jurnalis dan mahasiswa berorasi di Simpang Lima Kota Mamasa.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Wakil Bupati Mamasa, Martinus Tiranda, menyampaikan permintaan maaf kepada puluhan jurnalis 

Juga melanggar Kode Etik ASN sebagai pelayan publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No.5 Tahun 2014

3. Memberikan waktu 2 X 24 Jam , jika tuntutan tidak dipenuhi maka kasus tersebut akan diteruskan pada rana hukum

4. Mengingatkan Oknum-Oknum Pejabat yang mencoba memfasilitasi persoalan jurnalis dengan menyederhanakan masalah-masalah yang dengan berkaitan Jurnalis agar tidak menjadi kebiasaan.

Selain menyampaikan pernyataan sikap aliansi kuli tinta, peserta aksi juga menyampaikan pernyataan sikap Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar.

Aksi ini buntut dari tindakan arogansi dua aparatur sipil negara (ASN) lingkup pemerintah Kabupaten Mamasa.

Kekerasan itu dialami Semuel Mesakaraeng, Jurnalis Tribun-Sulbar.com dan Yoris, Jurnalis Mandarnews.com.

aksi tabur bunga kecam kekerasan wartawan di Mamasa
aksi tabur bunga kecam kekerasan wartawan di Mamasa (Tribun Sulbar / Fahrun Ramli)

Tindakan persekusi dialami dua jurnalis itu saat menjalankan tugas jurnalistiknya pada kegiatan seleksi bakal calon kepala desa, oleh Dinas PMD di Aula Bappeda Mamasa, Kamis (4/11/2021).

Saat itu, kedua jurnalis itu sedang meliput namun di tengah pengambilan gambar, keduanya diusir dari dalam ruangan.

Kepada Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda, pernyataan sikap Aliansi Kuli Tinta disampaikan Kediliston Parangka sebagai koordinator lapangan.

Sementara pernyataan sikap AJI Kota Mandar disampaikan Risal Tandira'ba.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved