Taman Budaya Buttu Cipping

Dihadiri Raja Gowa, Gubernur Sulbar Resmikan Taman Budaya & Museum Boyang Kayyang di Buttu Cipping

Peresmian situs budaya ditandai dengan pemukukan gong oleh Gubernur Sulawesi Barat, Andi Ali Baal Masdar.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat di Buttu Cipping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, diresmikan, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat di Buttu Cipping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, diresmikan, Rabu (10/11/2021).

Peresmian situs budaya ditandai dengan pemukukan gong oleh Gubernur Sulawesi Barat, Andi Ali Baal Masdar.

Disaksikan sejumlah Bupati, Wakil Bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Farid Wajdi, dan beberapa unsur Forkopimda.

Baca juga: Gubernur Sulbar hingga Raja Gowa Tunggangi Sayyang Pattuduq ke Boyang Kayyang Buttu Cipping

Baca juga: Masih Pandemi, Hanya 500 Undangan Disebar Panitia untuk Peresmian Taman Budaya Buttu Cipping

Acara ini dihadiri langsung Raja Gowa Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III, dan Maradika Mamuju Bau Akram Dai.

Usai peresmian dilanjutkan dengan penyerahan pusaka dan Lipa saqbe kepada Raja Gowa sebagai tanda penghormatan.

Sementara Raja Gowa Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III menyerahkan pin penghormatan kepada Andi Ali Baal Masdar.

Pada peresmian taman budaya dan Museum Sulbar juga dirangkaikan dengan pameran pusaka dan ekonomi kreatif.

Pameran ini dipajang di setiap stand masing masing kabupaten di Sulbar.

Selain itu, ada juga penampilan tari pencak silat di depan Museum Taman Budaya.

"Rangkaian kegiatan ini akan berlangsung sampai Kamis besok, " kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Prof Gufran Darma Dirawan.

Prof Gufran mengatakan kegiatan besok akan dilanjutkan dengan acara temu budaya.

Taman budaya merupakan situs yang dibangun di atas lahan seluas delapan hektare dan rencana diperluas hingga sampai 12 hektare.

Pembangunan ini hampir memakan waktu satu tahun mulai sejak 2020 tahun lalu.

Pekerja dilibatkan kurang lebih 50 orang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved