Muhaimin Iskandar: Jokowi Buka Mata Dunia Lewat Kontribusi Nyata Indonesia Tangani Iklim Global

Muhaimin Iskandar, Wakil DPR RI menyatakan Jokowi membuka mata dunia lewat kontribusi nyata Indonesia tangani iklim global.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
news.un.org
Di Bangladesh, upaya dilakukan untuk meningkatkan perlindungan pantai dari banjir yang disebabkan oleh badai dan kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Legislator berikan apresiasi atas kinerja Presiden Joko Widodo dalam mengatasi perubahan iklim dunia.

Legislator menilai jika Joko Widodo telah membuka mata dunia bahwa Indonesia telah berkontribusi secara nyata terhadap penanggulangan perubahan iklim.

Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia juga mengapresiasi sikap tegas Joko Widodo yang mempertanyakan peran negara maju untuk Indonesia.

Mengingat, Indonesia telah secara nyata menunjukkan kontribusi bagi penanggulangan perubahan iklim dunia.

"Kalau Indonesia sudah berbuat cukuo signifikan untuk menjaga kelestarian alam guna kepentingan dunia, maka sudah seharusnya dunia memberikan perhatian khusus kepada Indonesia," ucap Muhaimin Iskandar.

Emisi dari pembangkit listrik tenaga batu bara
Emisi dari pembangkit listrik tenaga batu bara berkontribusi terhadap polusi udara di Ulaanbaatar, Mongolia.

Baca juga: Airlangga Hartarto Dampingi Jokowi Bertemu PM Australia, Bahas Vaksinasi hingga Isu Perubahan Iklim

Baca juga: PT Pupuk Indonesia Antisipasi Perubahan Iklim Dampak La Nina, Jamin Stok Pupuk Subsidi Aman

Di bawah kepemimpinan Joko Widodo, Indonesia menjadi subjek bahkan penentu bagi perubahan iklim dunia terhadap terciptanya lingkungan hidup yang baik.

Negara-negara maju bahkan mulai memberikan bantuan pendanaan dalam penurunan emisi secara global dan mengatasi kerusakan lingkungan hidup.

"PKB sebagai partai yang selama ini konsisten dan memberikan perhatian serius pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim, akan selalu mendukung kinerja nyata Pak Jokowi dalam menjaga kelestarian lingkungan demi terciptanya lingkungan hijau," jelasnya.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan perubahan iklim adalah ancaman besar bagi kemakmuran dan pembangunan global.

Solidaritas, kemitraan, kerja sama, dan kolaborasi global merupakan kunci dalam mengangai perubahan iklim global.

Pasalnya, dalam kurun waktu 20 tahun terakhir laju deforestasi turun secara signifikan dan kebkaran hutan turun 82 persen pada tahun 2020.

"Dengan potensi alam yang begitu besar, Indonesia terus berkontribusi dalam penanganan perubahan ikli,"uja Presiden Joko Widodo.

Apa itu COP26?

Secara sederhana, COP26 adalah konferensi terkait dengan iklim terbesar dan terpenting di planet ini.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved