Breaking News:

Fenomena La Nina

Menteri Syahrul Yasin Limpo Siapkan 8 Strategi Hadapi La Nina Agar Produksi Pertanian Tetap Lancar

Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan sejumlah skenario untuk hadapi ancaman fenomena La Nina.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
kompas.com
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam acara Tasyakuran satu tahun Kementerian Pertanian Kabinet Indonesia Maju bersama anak yatim piatu di Auditorium Kementan, Senin (26/10/2020). 

TRIBUN-SULBAR.COM - Memasuki musim hujan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprkirakan curah hujan akan mengalami peningkatan pada November-Desember 2021.

Dan akan mencapai puncaknya pada Januari-Februari 2022 khususnya di wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan bagian selatan dan Sulawesi bagian selatan, berkisar 20-70 persen di atas normalnya.

Fenomena La Nina tahun ini diprediksi memiliki dampak yang sama seperti tahun sebelumnya.

Kementerian Pertanian (Kementan) terus lakukan antisipasi untuk mengamankan target luas tanam padi seluas 83, juta hektar melalui deteksi dini agar dapat ditentukan langkah operasional penanganannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved