Kepsek dan Siswa SDN 042 Padang Polman Minta Pemerintah Lanjut Pembangunan Gedung Sekolah
Abdul Waris mengaku pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak terhadap aktivitas pengerjaan terhenti sejak satu bulan lalu.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Suasana-Mengajar-dan-belajar-SDN-042-Padang-Polewali-Mandar-di-kolong-rumah-warga.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Hasan Basri
TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 042 Padang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat hingga kini masih belajar di kolong rumah warga, dengan sarana dan prasarana serba terbatas.
Gedung sekolah mereka belum rampung dibangun.
Baca juga: Pembangunan Sekolah Terhenti, Siswa SD Inpres 042 Padang Polman Terpaksa Belajar di Kolong Rumah
Memang, masih ada ruang kelas, namun kini hanya tersisa tiga ruangan saja.
Kelas belajar tersisa tiga ruangan.
Satu ruangan digunakan tukang atau pekerja menyimpan material bahan bangunan.
"Yang ada sisa dua ruangan. Ruangan itupun itu kita sekat bagi dua, " ucap Kepala SDN Inpres 042 Padang, Bangsawan Waris.
Murid SDN 042 belajar di kolom rumah warga sebanyak tiga kelas.
Mulai kelas dua hingga kelas empat.
Dia mengaku pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak terhadap aktivitas pengerjaan terhenti sejak satu bulan lalu.
"Seharusnya pekerjaan jalan terus. Seandainya dikerja pastil bangunan sudah bagus
Kita disini hanya menempati, yang punya kewenangan adalah PUPR, " ucapnya.
Bangsawan sudah berusaha mencari tau penyebab pengerjaan pembangunan Ruang Kelas Bwlajar (RKB) terhenti.
Tetapi sampai saat ini belum mendapatkan jawaban alasan pekerjaan RKB dihentikan.
Senada diucapkan sejumlah murid SDN 042 Padang.
Mereka berharap bisa kembali belajar di ruang kelas yang layak.
"Lebih enak belajar di sekolah, " ucap salah satu murid SDN Padang, Ikhsan Abdillah. (San)