Breaking News:

RS Bhayangkara Mamuju

RS Bhayangkara Kebanjiran, Pasien Dievakuasi ke RSUD Mamuju

Saat ini, para perawat dan petugas mengeluarkan air laut menggunakan genset pompa air.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Pasien RS Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso dievakuasi ke RSUD Mamuju akibat banjir 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Air laut meluap hingga masuk di ruangan perawatan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso membuat pasien dievakuasi.

Pasien dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju agar menghindari hal-hal tidak diinginkan.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, listri RS Bhayangkara juga mati total.

Keluarga pasien hanya mengandalkan lampu cas dan telepon genggam sebagai alat penerang.

Saat ini, para perawat dan petugas mengeluarkan air laut menggunakan genset pompa air.

Kejadian tersebut akibat banjir Rob.

Banjir rob adalah banjir di tepi pantai karena permukaan air laut yang lebih tinggi daripada bibir pantai atau daratan di pesisir pantai.

Kepala Biddokkes Polda Sulbar, Kombes Pol dr Asmarahadi, mengatakan air laut sudah mulai surut.

"Kita lakukan penyedotan air laut menggunakan pompa sebanyak dua dengan satu genset," kata Kombes Pol dr Asmarahadi, saat dihubungi, Sabtu (6/11/2021) malam.

Namun, dirinya belum mengetahui berapa pasien dievakuasi ke RSUD Mamuju.

"Saya lupa ini berapa pasien, tapi mulai surut," ungkapnya.

Penyedotan air dilakukan petugas dan perawat RS Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso.

Saat ini, RS Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso masih gelap gulita akibat listrik padam.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Habluddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved