Breaking News:

Banjir Majene

Kisah Ibu Kasihani Warga Desa Tammerodo Utara, Uang Tabungan 3 Tahun Basah Kena Hujan

Uang yang ia kumpulkan selama hampir 3 tahun itu ikut basah karena derasnya hujan di wilayah Tammerodo pada Jumat (5/11/2021).

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Ibu Kasihani (45), warga Dusun Lombongan, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene saat mengeringkan uang tabungannya. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Ibu Kasihani (45), warga Dusun Lombongan, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, harus menelan rasa pahit saat hujan deras melanda daerahnya.

Uang yang ia kumpulkan selama hampir 3 tahun itu ikut basah karena derasnya hujan di wilayah Tammerodo pada Jumat (5/11/2021).

Uangnya ikut basah lantaran atap rumahnya bocor.

Uang itu adalah tabungan dari hasil berjualan roti dua kali seminggu.

Dari hasil berjualan roti, ia berhasil menabung Rp 2,4 juta lebih.

Salah satu kerabat Ibu Kasihani, Munawwarah Syam menceritakan, rencananya, uang itu akan digunakan untuk memperbaiki atap rumahnya.

Namun, uang itu malah terkena hujan.

"Basah kasi'na uangnya. Tabungannya (Ibu Kasihani) bertahun-tahun pembeli atap sengnya. Karena hujan menembus atapnya," ujar Munawwarah kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (6/11/2021).

"Di simpan dalam dompet dan ditaruh di keranjang," sambungya.

Munawwarah mengatakan, Ibu Kasihani sendiri selama ini hidup sendiri.

"Sebatang kara. Lama mi itu butuh uluran tangan. Tidak pernah dapat bantuan. Kecuali Bantuan Sosial Tunai (BST) pusat, itu pun gara-gara pinjam modal di koperasi," tuturnya.

Ibu Kasihani sendiri sudah lama ingin membeli mesin pabrik beras.

Agar bisa mengembangkan usaha jualan rotinya.

"Dia itu mau sekali ada pabrik berasnya supaya nda bayar-bayar mi kalau mau bikin kue," terang Munawwarah.

Sebelumnya diberitakan, Dusun Lombongan, Desa Tammerodo Utara sempat dikepung banjir, Jumat (5/11/2021).

Banjir ini dipicu akibat hujan deras beberapa jam mengguyur wilayah Kecamatan Tammerodo Sendana, termasuk Dusun Lombonga, Desa Tammerodo Utara.

Mengakibatkan, Sungai Pullapa yang berada di Desa Tallambalao meluap.

Hingga meluas ke beberapa dusun di Desa Tammerodo Utara. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved