Swab Antigen Diberlakukan, Kondektor Bus Bintang Prima Mamuju Mengeluh Karena Memberatkan

Apalagi, dengan adanya aturan swab antigen untuk penumpang pastinya akan makin berdampak pada jumlah penumpang.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Kondektor PO Bus Bintang Prima Mamuju, Anto 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merevisi aturan syarat perjalanan untuk moda transportasi darat.

Aturan mengenai pengguna kendaraan bermotor perseorangan, sepeda motor, kendaraan bermotor umum, maupun angkutan penyebarangan yang menempuh jarak minimal 250 kilomater atau empat jam perjalanan diwajibkan menunjukkan kartu vaksin Covid-19 dan hasil tes negatif Covid-19 PCR dan antigen, tidak berlaku lagi.

"Udah enggak ada lagi. Ukurannya sudah tidak berdasarkan jarak, pokoknya hanya berdasarkan jarak jauh," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/11/2021).

Kendati demikian, aturan perjalanan darat tetap diwajibkan membawa kartu vaksin dan hasil tes negatif Covid-19.

Pelaku perjalanan tetap menunjukkan hasil swab antigen negatif.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari Kondektor Perusahaan Oto (PO) Bus Bintang Prima Mamuju Anto.

Menurutnya, meski hanya antigen tetap saja akan memberatkan bagi karyawan.

"Berat bagi kita itu sebagai pekerja, karena kita harus membayar lagi untuk swab antigen setiap ikut di bus," ujarnnya kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (3/11/2021).

Sementara kata dia, saat ini frekuensi penumpang juga mengalami penurunan selama masa pandemi Covid-19.

Apalagi, dengan adanya aturan swab antigen untuk penumpang pastinya akan makin berdampak pada jumlah penumpang.

"Sekarang penumpang itu kurang sekali, kalau itu diberlakukan tambah berat kita punya beban," ujarnya.

Ia hanya bisa berharap, pemerintah bisa mencabut kembali aturan terkait antigen.

"Mudah-mudahan tidak adaji yang begitu, karena kasian juga itu pekerja," harapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved