Breaking News:

Banjir Mamasa

100 Hektar Sawah Warga Terdampak Banjir di Pangandaran Mamasa

Selain berdampak pada persawahan warga, banjir juga merusak perkebunan warga sekitar 10 hektar.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
banjir bandang di Pangandaran Mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menyebabkan banjir bandang di Desa Pangandaran, pada Jumat (29/10/2021).

Banjir menyebabkan persawahan warga di Desa Pangandaran tertimbun material pasir dan batang kayu.

Diberitakan sebelumnya, diperkirakan 50 hektar sawah milik warga terdampak banjir, hingga gagal tanam.

Dari hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa, terdapat kurang lebih 100 hektar sawah warga terdampak.

Selain berdampak pada persawahan warga, banjir juga merusak perkebunan warga sebanyak 10 hektar.

Kondisi ini diperparah dengan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan hanyut terseret arus.

Di mana akses jalan menuju Desa Pangandaran terputus.

Selain itu, juga menyebabkan satu unit jembatan gantung dan satu unit jembatan permanen terseret arus.

Bahkan, banjir juga menghanyutkan ternak babi 10 ekor, kerbau dua ekor dan ikan 500 ekor.

Tidak ada korban jiwa dari musibah ini, namun intensitas hujan lebat masih mengancam pemukiman, infrastruktur jalan, persawahan dan perkebunan warga.

"Dari hasil analisis, lama ancaman ini diperkirakan berpotensi terjadi dalam 7 hari," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Mamasa, Selasa (2/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved