Ketua HIPMI Mamuju Nilai Pemerintah Tidak Konsisten Keluarkan Aturan Tes Swab PCR

Dalam aturan itu ditegaskan terkait moda transportasi udara, darat dan laut wajib menunjukkan hasil Swab Antigen 1x24 jam.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Ketua HIPMI BPC Mamuju, Andi Baso Darul Aksan 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mamuju, Andi Baso Darul Aksan, menilai aturan pemerintah terkait tes Swab PCR tidak konsisten.

Meski kabar gembira terkait diberlakukannya kembali tes Swab Antigen bagi calon penumpang di Bandara Tampa Padang Mamuju.

Namun, Andi Baso tetap menilai bahwa pemerintah terkesan plin plan dalam membuat aturan tersebut.

"Ini memang kabar gembira adanya kembali aturan baru tes Swab Antigen untuk penumpang, tapi sejak ditetapkan aturan PCR seringkali berubah-ubah itu artinya tidak konsisten dalam menetapkan aturan itu," tulis Andi Baso melalui pesan WhatsApp kepada Tribun-Sulbar.com, Senin (1/11/2021).

Pesawat Wings Air di Bandara Tampa Padang Mamuju
Pesawat Wings Air di Bandara Tampa Padang Mamuju (Tribun Sulbar / Abd Rahman)

Dikatakan, semestinya pemerintah konsisten atau sebelum mengeluarkan aturan PCR itu harus dikaji tentang dampak pemberlakuannya.

Karena jika hal ini terus terjadi maka secara otomotis akan berdampak pada roda perkonomian dan tentu akan merugikan pihak maskapai.

"Yang kita harapkan kedepanya tidak ada lagi aturan-aturan PCR itu sampai seterusnya," sebutnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Sulbar Senin 1 November 2021: Bertambah 1 Positif dan 1 Pasien Sembuh

Baca juga: MAHTAN Akan Gelar Hapus Tatto Gratis di Polman, Berikut Nomor dan Cara Daftarnya

Ia menambahkan, aturan itu cukup hanya antigen dan vaksin yang lengkap.

"Paling penting menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan menjaga jarak," tambahnya.

Syarat tes Swab Antigen bagi calon penumpang pesawat di Bandara Tampa Padang Mamuju kembali diberlakukan.

Vaksinasi untuk pelajar di SMAN 2 Mamuju.
Vaksinasi untuk pelajar di SMAN 2 Mamuju. (Tribun Sulbar / Fahrun Ramli)

Pemberlakuan tersebut mengikut aturan baru Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui surat instruksi Nomor 56 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, level 2, dan Level 1 di Luar Jawa Bali.

Dalam aturan itu ditegaskan terkait moda transportasi udara, darat dan laut wajib menunjukkan hasil Swab Antigen 1x24 jam sebagai bukti bebas dari Covid-19.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved