Breaking News:

Melalui IT CEPA, Pemerintah Akan Akselerasi Pasar Minyak Sawit Mentah di Turki

Presiden Jokowi menyampaikan akan menugaskan Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfhi untuk menangani persoalan tersebut.

Editor: Ilham Mulyawan
ekon.go.id
Pertemuan bilateral antara Indoneseia dengan Turki di Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menginginkan pasar Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah Indonesia di Turki meningkat kembali melalui akselerasi Indonesia-Turki Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT CEPA).

Presiden Jokowi memang menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021).

Dalam keterangan pers virtualnya, Airlangga yang ikut mendampingi Jokowi menyebutkan bahwa sebelumnya CPO Indonesia punya pasar besar di Turki.

"Namun, pasar ini turun sehingga untuk mengembalikannya kita perlu akselerasi," ujar Airlangga.

Airlangga Hartarto saat mendampingi Jokowi di Roma Italia bertemu Presiden Turki, Tayyip Erdogan
Airlangga Hartarto saat mendampingi Jokowi di Roma Italia bertemu Presiden Turki, Tayyip Erdogan

Airlangga juga mengatakan bahwa pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan akan menugaskan Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfhi untuk menangani persoalan tersebut.

Berkaitan dengan rencana peluncuran mekanisme strategis tingkat tinggi kedua negara, dia mengatakan bahwa kedua pemimpin sepakat akan menugaskan menteri luar negeri masing-masing untuk melakukan pembahasan.

Sebelumnya hasil pembicaraan antara Presiden Jokowi dengan Presiden Erdogan terkaiy rencana kunjungan Erdogan ke Indonesia.

"Saya menantikan kunjungan Yang Mulia ke Indonesia sekitar bulan Januari atau Februari 2022. Saya yakin kunjungan Yang Mulia akan makin mempererat hubungan Indonesia-Turki. Kita tugaskan Menteri Luar Negeri kedua negara untuk mempersiapkan kunjungan dengan baik," kata Jokowi.

Dijadwalkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkunjung ke Indonesia sekitar Januari atau Februari 2022.

Presiden Jokowi menyampaikan kepada Erdogan bahwa dirinya menantikan kunjungan tersebut. Jokowi yakin kunjungan itu akan mempererat hubungan Indonesia dengan Turki. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved