Breaking News:

Pilkades Mamasa

Kasat Reskrim Polres Mamasa Minta Calon & Pendukung Pilkades Hindari Politik Uang

Dedi menjelaskan UU desa tidak disebutkan secara spesifik larangan terkait money politik namun, pada KUHP politik uang bagian dari suap menyuap..

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Sebanyak 49 desa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat bakal lakukan pemilihan serentak.

Pemilihan serentak dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2021 mendatang.

Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak sudah dimulai sejak beberapa pekan terakhir.

Pada kontestasi Pilkades, rawan terjadi tindak pidana money politik.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto mengungkapkan, pada Pilkades nantinya, ia berharap berjalan kondusif.

Tentu kata dia, tak terlepas peran serta elemen masyarakat dan penyelenggara.

Dedi menjelaskan, pada undang-undang desa, tidak disebutkan secara spesifik larangan terkait money politik.

Namun, pada KUHP, money politik atau politik uang bagian dari suap menyuap.

"Jika ditemukan dan cukup bukti, maka kita proses sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Dedi Yulianto, Selasa (26/10/2021).

"Kami mengimbau kepada calon dan pendukung agar melaksanakan Pilkades dengan bersih. Hindari money politik," pintanya.

Dedi lebih jauh menjelaskan, pada Pilkades nantinya, pihaknya akan lakukan pengamanan. 

Baik secara tertutup, maupun secara terbuka di setiap desa yang menyelenggarakan pemilihan.

"Sebelum pelaksanaan, kami akan mengumpulkan kepala desa untuk memberikan imbauan kamtibmas," bebernya.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved