Breaking News:

Insentif 2.000 Tenaga Kesehatan di Polman Tunggu Hasil Pembahasan APBD Perubahan

Pihak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terakhir membayarkan dana insentif nakes pada Januari 2021, atau sembilan bulan lalu.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Ilham Mulyawan
Hasan Basri/Tribun-Sulbar.com
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polman, Andi Suaib Nawawi 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Hasan Basri

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Sebanyak 2.000 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) belum menerima dana insentif penanganan Covid 19.

Mereka belum menerima dana insentif sejak Februari hingga Oktober 2021, atau sembilan bulan lamanya.

Kepala Dinas Kesehatan Polman, Andi Suaib Nawawi, tidak menampik informasi itu.

ILUSTRASI Tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19
ILUSTRASI Tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 (kompas.com)

Ia membenarkan adanya nakes yang tersebar di 20 Puskesmas dan dua Rumah Sakit Polewali Mandar belum diberikan haknya.

"Kalau untuk tahun ini, kita masih menunggu di pembahasan APBD perubahan, " kata Andi Suaib Nawawi kepada wartawan.

Penundaan pembayaran insentif nakes karena adanya pergeseran sumber dana insentif dari dana APBN menjadi APBD.

Pihak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terakhir membayarkan dana insentif nakes pada Januari 2021, atau sembilan bulan lalu.

"Pergeseran ini kita terlambat ketahui di Pemda. Kita ketahui setelah penetapan APBD. Jadi kita tentu menunggu APBD perubahan" lanjut Andi Suaib. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved