Putra dan Putri Pariwisata Sulbar Harap Perbaikan Jalan ke Pana Mamasa

Puteri Wisata Sulbar, Yenly Nintaly Sambo mengatakan, ada begitu banyak potensi wisata dimiliki Kecamatan Pana'.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Putera Best Budaya Sulawesi Barat 2021, Carles Javarez dan Puteri Wisata Sulbar, Yenly Nintaly Sambo. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kecamatan Pana, berada di sebelah timur kota Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Kecamatan Pana, salah satu wilayah pemerintahan Kabupaten Mamasa yang berada jauh di pinggiran.

Sebagian wilayahnya berbatasan Tana Toraja, dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Agar dapat tiba di ibu kota Kecamatan Pana, ada tiga rute yang bisa dilalui.

Baca juga: Banua Pana Salah Satu Rumah Adat Tertua Mamasa, Tiang Terbuat dari Pohon Lombok

Baca juga: Pesona Keindahan Pantai Koa-koa di Desa Polewali Kabupaten Pasangkayu

Akses utama yaitu melalui rute Kecamatan Sumarorong, menuju Kecamatan Nosu tembus di Desa Panura'.

Rute ini dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jaraknya kurang lebih 95 Km, dengan waktu tempuh 5 hingga 6 jam perjalanan.

Rute kedua yaitu Kota Mamasa menuju Kecamatan Tabang melalui jalur Desa Baka Disura'.

Baca juga: Banua Pana Salah Satu Rumah Adat Tertua Mamasa, Tiang Terbuat dari Pohon Lombok

Jarak yang dilalui di jalur ini kurang lebih 60 Km, dengan waktu tempuh 4 hingga 5 jam.

Ada juga alternatif melalui jalur Desa Masuppu, Kecamatan Tabang menuju Desa Panura', Kecamatan Pana'.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved