Breaking News:

Airlangga Hartarto

Akademisi: Pelatihan yang Diberikan Kepada Penerima Kartu Prakerja Merupakan Investasi

Arif Kuncoro mengatakan bahwa Program Kartu Prakerja melalui pelatihan yang diberikan kepada para penerima merupakan investasi.

Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Rapat dan Press Briefing dengan Mitra Lembaga Penilai dan Pemantau Pelatihan Program Kartu Prakerja, di Jakarta pada Jumat (22/10). 

TRIBUN-SULBAR.COM - Setelah Pemerintah menjalankan kebijakan dan program di berbagai sektor, krisis yang terjadi pada masa Pandemi Covid-19 justru menjadi momentum bagi Indonesia untuk tumbuh dengan signifikan.

Di sektor kesehatan, berbagai inovasi berhasil muncul, sementara di sektor ekonomi, Pemerintah berhasil melewati ancaman resesi dengan menerapkan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui bantuan sosial dan insentif kebijakan yang diberikan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Program Kartu Prakerja yang dimulai pada masa pandemi juga masuk dalam serangkaian inisiatif Pemerintah yang menopang masyarakat untuk tetap bertahan di masa pandemi, bahkan menekan laju angka pengangguran.

Program Kartu Prakerja merupakan salah satu keberhasilan kebijakan Pemerintahan Kabinet Indonesia Maju yang salah satunya memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Hingga Batch ke-21, telah terdapat 75 juta pendaftar sejak program ini dibuka pertama kali pada 11 April tahun 2020.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam wawancara dengan Berita Satu di program Hot Economy pada Rabu (20/10/2021).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam wawancara dengan Berita Satu di program Hot Economy pada Rabu (20/10/2021). (Handover)
Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved