Pimpin Tim Akselerasi dan Investigasi, Ini Rencana Raja Sapta Oktohari Atasi Sanksi WADA

Raja Sapta Oktohari ditunjuk sebagai ketua Tim Akselerasi dan Investigasi untuk atasi sanksi WADA.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Nurhadi Hasbi
kemenpora.go.id
Raja Sapta Oktohari ditunjuk sebagai ketua Tim Akselerasi dan Investigasi 

TRIBUN-SULBAR.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali telah menunjuk Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Tim Akselerasi dan Investigasi sehubungan dengan sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA) terhadap Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI).

Sanksi WADA tersebut berdampak cukup besar terhadap keikutsertaan Indonesia dalam perhelatan olahraga internasional.

Raja Sapta Oktohari selaku ketua Tim Akselerasi dan Investigasi mengatakan jika langkah pertama yang akan dilakukan adalah meminta informasi dan mendalami segala data dari LADI.

“Pak Menpora, untuk langkah pertama saya butuh waktu satu bulan guna menggali data-data dari LADI, slenjutnya akselerasi komunikasi segera dapat dilakukan,” kata Raja Sapta Oktohari.

Sedangkan untuk investigasi, tim akan mencari tahu lebih jauh apa yang sebenarnya terjadi, mengapa bisa terjadi, dan siapa yang harus bertanggungjawab.

Tim Thomas Cup saat penyerahan Piala Thomas
Tim Thomas Cup Indonesia saat penyerahan Piala Thomas 2020. Indonesia mengalahkan China dengan skor 3-0 dalam final Thomas Cup 2020. Namun, selebrasi kemenangan tanpa kibaran bendera Merah Putih yang digantikan bendera logo PBSI karena Indonesia mendapatkan sanksi dari WADA.

Baca juga: WADA Berikan Respons Positif, Menpora: Indonesia Tetap Bisa Jadi Tuan Rumah Even Internasional

Baca juga: Indonesia Dapat Teguran dari Badan Anti Doping Dunia, Penjelasan Menpora Terkait Hal Tersebut

Tim yang diketuai oleh Okto tersebut juga akan menggandeng pihak-pihak yang berkompeten.

“Untuk investigasi saya akan melibatkan semua pihak-pihak yang memiliki kompetensi sehingga semua bisa jelas.”

“Sekali lagi terimakasih atas kepercayaannya dan mohon dukungannya sehingga percepatan pencabutan sanksi dapat segera terwujud,” jelasnya.

Lebih lanjut, Okto juga menyampaikan bahwa tim akan akan melihat sampai sejauh mana hasil dari investigasi.

Untuk dapat menentukan apakah kejadian ini dapat dibawa ke ranah hokum atau tidak.

“Perihal investigasi, tadi Pak Okto menyampaikan akan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten.”

“Jadi, kita menunggu hasilnya, bila ada penyebab yang harus bertanggungjawab dan bisa saja sampai ke ranah hokum, kita lihat nanti,” ungkap Zainudin Amali, Menteri Pemuda dan Olahraga.

Okto juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan untuknya.

“Terima kasih atas atas kepercayaan pemerintah, mohon dukungan semua pihak agar akselerasi dan investigasi dapat berjalan dengan cepat,” ucap Okto.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved