PDIP Urutan Pertama Elektabilitas Parpol, Charles Wiseman: Bukan Tujuan Partai
Dikutip dari Youtube Harian Kompas, Senin (18/10/2021), tingkat elektabilitas PDIP sebesar 19,1 persen.
Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sekjen-PDI-P-Sulbar-Charles-Wiseman-saat-memimpin-pertemuan-internal-partai.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Hasil survei terbaru Litbang Harian Kompas menunjukkan, elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) masih menempati posisi pertama hingga Oktober 2021.
Dikutip dari Youtube Harian Kompas, Senin (18/10/2021), tingkat elektabilitas PDIP sebesar 19,1 persen.
Di posisi kedua, ada Partai Gerindra yang dipimpinan Prabowo Subianto.
Partai Gerindra meraih elektabilitas sebesar 8,8 persen.
Posisi ketiga ditempati Partai Golkar dengan persentase elektabilitas 7,3 persen.
Sementara itu, di posisi keempat ada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 6,3 persen.
Dan pada posisi kelima diraih Partai Demokrat sebanyak 5,4 persen.
Untuk diketahui, survei Litbang Harian Kompas dilakukan pada 26 September hingga 9 Oktober 2021 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak di 34 provinsi di Indonesia.
Menanggapi itu, Sekretaris PDI-P Sulbar, Charles Wiseman, mengatakan survey hanya indikator untuk kontestasi elektoral.
"Tapi itu bukan tujuan PDI Perjuangan. Tujuan PDI-Perjuangan sesungguhnya adalah bagaimana berjuang untuk kesejahteraan rakyat," kata Charles saat dihubungi, Selasa (19/10/2021).
Begitupun, saat bicara pada konteks politik praktis.
PDI-Perjuangan menempatkan kadernya di posisi presiden, Gubernur, Wali Kota atau Bupati, DPR dan posisi lain mempunyai tujuan.
"Itu semata-samata untuk memudahkan percepatan kesejahteraan rakyat melalui regulasi-regulasi konstruktif," bebernya.
Senada, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim mengungkapkan semua kader PDI-P ditekankan agar selalu berada di garda terdepan membantu rakyat.
Apalagi, mendampingi masyarakat agar hak-haknya bisa terpenuhi.
"Inilah kita lakukan sebagai kader PDI-P dan akan terus dilakukan agar rakyat bisa sejahtera," tutur politisi kelahiran Wonomulyo Polewali Mandar itu.(*)
Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin