Breaking News:

Tiap Hari Harus Antre Berjam-jam di SPBU Mamuju, Perusahaan Oto Bus Minta Stok BBM Ditambah

"Kita mobil bus selalu terlambat berangkat, karena nanti pukul 19.00 Wita malam baru BBM datang, otomatis kita berangkat lewat waktu," keluhnya.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Mobil Truck antre menuggu bahan bakar minyak di SPBU Simbuang Mamuju 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Beberapa hari terkahir bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Simbuang Mamuju sering kehabisan stok.

Hal tersebut membuat Perusahaan Oto Bus Bintang Prima juga kesulitan mendapatkan BBM di SPBU Simbuang Mamuju.

Kepala Perwakilan Oto Bus Bintang Prima Mamuju, Maming mengeluhkan, stok BBM di SPBU Simbuang Mamuju cepat habis.

"Kita angkutan umum pasti kewalahan, karena antre dari sore sampai malam," keluh Maming kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Kadivpas Kemenkumham Sulbar Kontrol Langsung Situasi Blok Hunian Rutan Kelas IIB Mamuju

Baca juga: Jalan-jalan di Mamuju Tengah, Jangan Lupa Mampir ke Wisata Kuliner Bumdes Khaymoto

Antrean panjang kendaraan di SPBU Simbuang, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (28/9/2021) malam.
Antrean panjang kendaraan di SPBU Simbuang, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (28/9/2021) malam. (Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli)

Ia mengungkapkan, penyaluran BBM itu sangat terlambat masuk ke SPBU Simbuang Mamuju.

Sehingga para mobil truck atau mobil harus rela antre dari sore hingga malam.

"Kita mobil bus selalu terlambat berangkat, karena nanti pukul 19.00 Wita malam baru BBM datang, otomatis kita berangkat lewat waktu," keluhnya.

Menurutnya, hal ini bukan perosalaan kelangakaan tapi stok BBM yang seharusnya ditambah.

Karena memang pengguna transportasi darat di Ibu Kota Sulawesi Barat (Sulbar) ini itu semakin meningkat.

Sementara stok BBM tidak ada penambahan di SPBU.

"Harusnya stok BBM itu ditambah, karena jika tidak pasti kejadiannya akan begeni terus," sebutanya.

Ia berharap, pihak pemerintah dan pertamina harus bisa menyelesaikan persoalan ini karena masyarakat juga kewalahan.

"Kita minta stok BBM ini ditambahlah, agar antrean panjang tidak terus terjadi di SPBU," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.con Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved