Breaking News:

Sekprov Sulbar Tekankan Pentingnya Regulasi Standar Bangunan Tahan Gempa di Mamuju

Target ke depannya ada dua hal yang perlu dibenahi, yakni literasi mitigasi kebencanaan dan regulasi konstruksi bangunan.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Idris, saat memberikan sambutan di worksop Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITUPASNA) di Hotel Yaki, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Idris, sarankan agar Pemkab Mamuju, buat aturan kontsruksi bangunan anti gempa.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri workshop Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITUPASNA) di Hotel Yaki, Rabu (13/10/2021).

"Standar bangunan tahan gempa bisa diatur dalam izin mendirikan bangunan (IMB)," kata Muhammad Idris kepada Tribun-Sulbar.com.

Dikatakan, setiap masyarakat kota Mamuju, ingin mendirikan bangunan harus ada standarnya.

"Minimal kelayakan bangunan, harus memenuhi standar tersebut," lanjutnya.

Hal itu agar mengurangi resiko di saat terjadi gempa atau bencana alam lainya.

Selain penguatan literasi mitigasi kebencanaan, regulasi aturan tersebut dapat diberlakukan.

"Yang mengatur itu tentunya pemerintah Kabupaten Mamuju," ujarnya.

Target ke depannya ada dua hal yang perlu dibenahi, yakni literasi mitigasi kebencanaan dan regulasi konstruksi bangunan.

"Minimnya pengetahuan kebencanaan jadi pekerjaan rumah kita semua," pungkasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved