Breaking News:

RS Covid Sulbar

RS COVID Sulbar Ditaksir Telan Rp54 M, Komisi IV Minta Tenaga Teknis Segera Disiapkan

Direktur RSUD Regional, Sulbar dr Muhammad Ihwan menyampaikan ada 73 bed tersedia di RS Covid-19.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar/Habluddin
Ketua Komisi IV H Sudirman 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pembangunan rumah sakit Covid-19 rampung dan sudah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulbar.

Pekerjaannya ditaksir menghabiskan anggaran Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 54 miliar.

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar H Sudirman mengatakan perlunya tenaga untuk menangani instalasi penanganan Covid-19.

"Saya lihat ini banyak alat-canggih di dalam rumah sakit, sehingga harus memang ada tenaga disiapkan," kata Sudirman saat menghadiri acara peresmian RS Covid-19 Sulbar, Rabu (13/10/2021).

Termasuk, dia berharap tidak adanya pasien terpapar lagi dan dirawat di RS Covid-19 Sulbar.

Sehingga, RS Covid-19 Sulbar tidak difungsikan atau digunakan.

"Artinya tidak ada lagi pasien Covid-19 dirawat di sini. Sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal," ungkap Sudirman.

Selain itu, tegangan listrik menuju RS Covid-19 ini harus betul-betul diperhatikan.

Jangan sampai, muncul permasalahan baru jika digunakan aliran listriknya padam.

"Kalau bisa kerjasama pihak PLN untuk mengantisipasi ini. Jadi harus diperhatikan baik-baik saat difungsikan," ujarnya.

Begitupun, Sumber Daya Manusia (SDM) atau tenaga kesehatan.

Direktur RSUD Regional, Sulbar dr Muhammad Ihwan menyampaikan ada 73 bed tersedia di RS Covid-19.

Termasuk, satu kamar satu bed disediakan dan ada juga fasilitas televisi hingga AC di setiap ruangan perawatan.

"Kalau UGD-nya masih dipisahkan. Saat ini sudah ada tujuh pasien Covid-19 dirawat akan dipindahkan ke RS Covid-19 sekarang," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved