Breaking News:

Pesan Tersirat Para Pejuang untuk Kaum Milenial Dalam Seni Mural di Warkop Kopi Merdeka Mamuju

Seni-seni mural itu dibuatnya di dinding Warkop Kopi Merdeka miliknya yang berada di Jl. Martadinata, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ilham Mulyawan
Nurhadi/Tribun-Sulbar.com
Pengunjung sedang berbincang di warkop Kopi merdeka dengan latar gambar jenderal Sudirman 

TRIBUN-SULBAR.COM - Seni mural merupakan kegiatan mengekspresikan diri, dan menggembangkan kreativitas melalui media lukisan di dinding.

Banyak orang membuat mural untuk mengangkat tema kebudayaan atau jejak sejarah, sebagai identitas dalam berkarya melalui seni lukis.

Hal ini disadari pula oleh Hasri Jack, mantan aktivis yang dulunya kerap malang melintang di 'jalanan' Kota Makassar.

Saat menempuh dunia perkuliahan, dia aktif dalam setiap gerakan dan memantau berbagai kebijakan yang tidak pro rakyat.

Tentunya dalam mengawal dan mengavokasi berbagai persoalan dan pendampingan masyarakat dalam upaya mencari keadilan.

Pria yang kini berprofesi sebagai pengusaha itu juga menjadikan seni mural sebagai media mengekspresikan diri.

Seni-seni mural itu dibuatnya di dinding Warkop Kopi Merdeka miliknya yang berada di Jl. Martadinata, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Seni muralnya lebih mengarah ke pesan-pesan moral dari para pejuang dulu.

Sebut saja Presiden dan Wakil Presiden pertama RI, Soekarno serta Muhammad Hatta, kemudian Jenderal Sudirman dan para pejuang hingga aktivis seperti Tan Malaka, Marsinah, Wiji Thukul hingga Munir pun tergambar di sana.

Gambar mural para pejuang kemerdekaan dan HAM di Warkop Kopi Merdeka
Gambar mural para pejuang kemerdekaan dan HAM di Warkop Kopi Merdeka

Bahkan pejuang revolusi Kuba, Che Guevara pun terlukiskan dengan baik, lengkap dengan cerutu khasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved