Breaking News:

Habiskan Anggaran Rp 54 Miliar, Begini Penampakan & Fasilitas Rumah Sakit Covid-19 Sulbar

"Bangunan ini saat kita kerjakan sudah ada memang. Jadi istilahnya kami rehab dan sesuaikan standar RS Covid-19," ujarnya.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Pembangunan Rumah Sakit Covid-19 Sulbar diserahkan sekaligus diresmikan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pembangunan Rumah Sakit (RS) Covid-19 ditaksir mencapai Rp 54 miliar melalui Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB).

Pekerjaannya melalui Kementerian PUPR dan dikerjakan PT. Waskita Karya bersama PT Virama Karya.

Kepala Dinas PU Sulbar, Muhammad Aksan mengatakan, perencanaan pembangunan RS Covid-19 sudah sesuai aturan dari Kementerian PUPR RI.

"Semua yang dibangun ini sudah sesuai standar dari Kementerian," kata Aksan di RS Covid-19 di Jl RE Martadinata, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Umrah Dibuka Bagi Jemaah Indonesia, Kemenag Minta PPIU Segera Mendata Jemaah Umrah

Baca juga: Dinas PUPR Majene Taksir Rp 200 Juta Biaya Perbaikan Jalan Amblas di Desa Simbang

Pembangunan Rumah Sakit Covid-19 Sulbar diserahkan sekaligus diresmikan.
Pembangunan Rumah Sakit Covid-19 Sulbar diserahkan sekaligus diresmikan. (Tribun-Sulbar.com/Habluddin)

Sementara, anggaran digunakan melalui DSP BNPB yang ditaksir sekitar Rp 54 miliar.

Sehingga, Kementerian PUPR RI menunjuk PT Waskita Karya dan PT Virama Karya sebagai kontraktor pembangunan RS Covid-19.

"Jadi kita hanya menfasilitasi bagaimana pembangunan ini bisa cepat waktu selesai," ungkap Muhammad Aksan.

Namun, pembangunannya belum dibayarkan karena akan diaudit terlebih dahulu.

Pembangunan RS Covid-19 tidak melalui proses lelang dan langsung penunjukan.

"Setelah dikerja baru dihitung, berapa biaya dihabiskan," ungkap Aksan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved