Breaking News:

Pemda Mamasa Dapat Rapor Merah, Kantor Pos Damkar di Sumarorong Tidak Difungsikan

"Aksi ini bentuk luapan amarah mahasiswa. Wajar karena sudah berapa kali disampaikan namun tidak difungsikan," ungkap Camat Sunarorong.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Kantor Pos Pemadam Kebakaran tidak difungsikan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kebakaran terjadi di Desa Sasakan, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), berbuntut pada aksi protes mahasiswa.

Aksi protes dilakukan dengan memasang spanduk di depan Kantor Pos Pemadam Kebakaran Kecamatan Sumarorong.

Pada spanduk berwarna putih itu terdapat tulisan berwarna merah.

"Bangunan tidak berguna #Pemda Rapor Merah," bunyi tulisan di spanduk itu.

Baca juga: Cerita Korban Kebakaran di Sumarorong Mamasa, Rumahnya Dilalap Api saat Ditinggal Beli Pulsa

Baca juga: Bantuan Kuota Data Internet Kemdikbudristek Cair, Berikut Cara Cek & Mendapatkan Bantuan Kuota

Kantor Pos Pemadam Kebakaran tidak difungsikan.
Kantor Pos Pemadam Kebakaran tidak difungsikan. (Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Belum diketahui siapa mahasiswa yang memasang spanduk itu.

Namun, Camat Sumarorong, Armianto tak menampik, hal itu dilakukan mahasiswa sebagai bentuk protes.

Kata dia, wajar jika mahasiswa lakukan protes karena telah beberapa kali diusulkan agar pos Damkar itu digunakan.

Namun, hingga saat ini Pos Damkar itu tak kunjung difungsikan.

"Aksi ini bentuk luapan amarah mahasiswa. Wajar karena sudah berapa kali disampaikan namun tidak difungsikan," ungkap Camat Sunarorong, Selasa (12/10/2021).

Diberitakan sebelumnya, sebuah rumah milik Saldi, warga Desa Sasakan, Kecamatan Sumarorong, hangus dilalap api.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved