Breaking News:

Kominda Gelar Vaksinasi Massal Guna Tingkatkan Capaian Vaksin, Targetkan 5500 Dosis Vaksin

Komintas Intelijen Daerah (Kominda) provinsi Sulawesi Barat gelar vaksinasi massal di halaman SMP Negeri 2 Mamuju pada Selasa (12/10/2021.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Hasrul Rusdi
Dokumentasi Pemkab Mamuju
Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi saat menghadiri kegiatan di Desa Bambu, Kamis (2/9/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM – Komintas Intelijen Daerah (Kominda) provinsi Sulawesi Barat gelar vaksinasi massal di halaman SMP Negeri 2 Mamuju pada Selasa (12/10/2021).

Upaya yang dilakukan oleh Kominda ini adalah sebagai salah salah satu langkah untuk mempercepat presentase capaian vaksinasi di Kabupaten Mamuju.

Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi bahkan mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai apa yang dilakukan oleh Kominda Sulawesi Barat sangatlah keren

“Ini juga adalah bukti bahwa kita tidak sendiri, masih banyak pihak yang selalu bahu-membahu melakukan langkah untuk menghadapi Covid 19.”

“Dengan mendukung program vaksinasi yang terus kita gencarkan,” ucap Sitti Sutinah Suhardi, Bupati Mamuju.

Pemerintah Provinsial Sulawesi Barat (Sulbar) bekerjasama Pemerintah Kabupaten Mamasa, gelar vaksinasi massal, Senin (4/10/2021).
Pemerintah Provinsial Sulawesi Barat (Sulbar) bekerjasama Pemerintah Kabupaten Mamasa, gelar vaksinasi massal, Senin (4/10/2021). (Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Baca juga: Galakkan Vaksinasi Massal, Dinas Kesehatan Sulbar Kolaborasi Lembaga Vertikal

Baca juga: Luhut Binsar Pandjaitan: Cakupan Vaksinasi Jadi Indikator Penurunan Level PPKM di Jawa-Bali

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sitti juga menyentil penyebaran berita bohong yang dinilai sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat soal vaksinasi.

Tak hanya itu, Bupati Sitti juga meluruskan bahwa kecamatan yang minim akses informasi seperti Kalumpang dan Bonehau justru angka vaksinasinya lebih maksimal.

Jika dibandingkan dengan wilayah yang akses informasinya lebih terbuka.

Dikutip dari mamujukab.go.id, hal ini mengindikasikan penyebaran berita bohong justru lebih banyak mempengaruhi pola pikir masyarakat yang sistem informasinya lebih terbuka.

Kejadian Paska Imunisasi (KIPI)

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved