Breaking News:

STAIN Majene

STAIN Majene Sudah Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa Ikuti Vaksinasi Massal

Demi menjamin keamanan dan protokol kesehatan selama proses kuliah tatap muka, ratusan mahasiswa STAIN Majene mengikuti vaksinasi massal.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Mahasiswai STAIN Majene saat mengikuti vaksinasi massal di Gedung Rektorat STAIN Majene, Senin (11/10/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene mulai menggelar kuliah tatap muka semester ganjil tahun ajaran 2021/2022.

Kuliah tatap muka sudah dilakukan sejak Senin, (27/9/2021) lalu.

Namun, kuliah tatap muka STAIN Majene masih digelar secara terbatas.

Demi menjamin keamanan dan protokol kesehatan selama proses kuliah tatap muka, ratusan mahasiswa STAIN Majene mengikuti vaksinasi massal.

Vaksinasi Massal bekerjasama dengan Polres Majene. Digelar di lantai satu Gedung Rektorat STAIN Majene, Senin (11/10/2021).

Baca juga: BRI Cabang Mamuju Buka BRILink di Kecamatan Kalumpang dan Bonehau

Baca juga: Sebaran Kasus Aktif Covid-19 Minggu 10 Oktober 2021: 24.430 Kasus Baru, Jateng Tertinggi

Mahasiswai STAIN Majene saat mengikuti vaksinasi massal di Gedung Rektorat STAIN Majene, Senin (11/10/2021).
Mahasiswai STAIN Majene saat mengikuti vaksinasi massal di Gedung Rektorat STAIN Majene, Senin (11/10/2021). (Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin)

"STAIN Majene sendiri sudah kuliah tatap muka terbatas, makanya kita lakukan vaksinasi massal untuk mahasiswa," ujar Ketua STAIN Majene, Prof Wasilah Sahabuddin.

Ia berharap, setelah vaksinasi massal tersebut, kegiatan akademik STAIN Majene berjalan lancar.

Termasuk mendorong percepatan vaksinasi di Kabupaten Majene.

Sementara, Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian mengatakan, vaksinasi massal ini untuk mencapai target herd immunity sekaligus menekan risiko penularan virus Covid-19.

"Semakin banyak yang divaksin maka kekebalan kelompok (herd immunity) akan menjadi langkah efektif mengembalikan kondisi normal, jadi harus kita dukung bersama," tutur AKBP Febryanto Siagian.

Mahasiswa tampak antusias mengikuti vaksinasi.

Sebab, saat ini beberapa syarat administrasi kampus dan perjalanan luar daerah dari pemerintah wajib memiliki sertifikat vaksin. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved