Breaking News:

TKW Polman

Dijebak Kasus Narkoba, TKW Asal Polman Terancam Eksekusi Mati di Malaysia

"Ada orang yang titip, kalau bisa lolos akan dikasih uang ratusan juta, " ujar Bicci sambil mengusap air matanya.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribune-Sulbar.com/Hasan Basri
keluarga memperlihatkan foto Sappeami yang tertangkap di Malaysia 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Nasib buruk yang dialami tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) di Malaysia.

Ia terancam eksekusi mati karena terjebak oleh sindikat Narkotik Internasional.

TKW bernama Sappeami berusia 35 tahun disangka membawa satu kilogram sabu sabu.

Sappeami adalah warga Desa Landi Kanusuan, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman.

Orangtua korban Bicci (60) tahun mengatakan, anaknya tersebut merupakan korban sindikat internasional.

Karena kondisi ekonomi, ia dimanfaatkan para pelaku sindikat untuk membawa narkoba ke Indonesia.

"Ada orang yang titip, kalau bisa lolos akan dikasih uang ratusan juta, " ujar Bicci sambil mengusap air matanya saat ditemui wartawan, Senin (11/10/2021).

Bicci tidak menyangka anaknya akan berurusan dengan penegak hukum di Malaysia.

Menurut Bicci, anaknya yang ditangkap Kepolisian Malaysia pada bulan yang lalu.

Ibu enam anak itu ditangkap saat hendak menuju Bandara untuk pulang ke Indonesia karena rindu kepada anaknya.

Ia ditemukan membawa narkoba sebanyak satu kilogram.

Bicci mendapatkan barang haram itu dari seseorang.

Seseorang itu menitip narkoba kepada Sappeami dengan mengimin imini uang ratusan juta.

"Pada saat itu memang butuh uang untuk pulang karena belum dapat gajian, " ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved