Breaking News:

HMI Manakarra

HMI Manakarra Bakar Ban di Jl Ahmad Kirang Mamuju, Tuntut 3 Kader HMI Majene Dibebaskan

Mereka menilai ada ketidakadilan terhadap tiga kader hijau hitam gelaran kader HMI yang menjadi tersangka.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
HMI Cabang Manakarra unjuk rasa di Jl Ahmad Kirang Mamuju, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Himpunan Mahasisiwa Islam (HMI) Cabang Manakarra, unjuk rasa di Jl Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Mamuju, Jumat (8/10/2021).

Aksi itu sebagai bentuk solidaritas penangkapan kader HMI Majene oleh pihak kepolisian.

Dari pantauan Tribun-Sulbar.com, mereka membentuk lingkaran dan membakar ban.

Menuntut pembebasan kader HMI Majene menjadi tersangka atas demo videotron yang berakhir ricuh.

Mereka menilai ada ketidakadilan terhadap tiga kader hijau hitam gelaran kader HMI yang menjadi tersangka.

Koordinator lapangan aksi, Akbar menyebut akan mendatangi Polda Sulbar untuk menuntut ditegakkanya keadilan.

"Kami tidak akan tinggal diam, ketika ada saudara kami mendapat ketidakadilan," kata Akbar kepada Tribun-Sulbar.com.

Dikatakan mereka akan menuntut Kapolda Sulbar untuk memecat Kapolres Majene.

Selain itu, mereka juga menuntut agar tiga Kader HMI Majene segera dibebaskan.

"Ada oknum provokasi sehingga aksi unjuk rasa di Majene berakhir ricuh," kata Akbar.

Namun ia menilai oknum yang melakukan provokasi tersebut bebas berkeliaran dan kader HMI menjadi tersangka.

Atas dasar itu HMI Manakarra turun kejalan untuk meminta keadilan ditegakkan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved