Breaking News:

Diduga Gara-gara Batas Lahan, Kakak di Tabang Mamasa Bacok Adik Kandungnya

Sekira pukul 19.00 Wita, pelaku mendatangi rumah adik kandungnya membawa tuak untuk diminum. Saat sedang minum, keduanya membahas soal lahan.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Korban pembacokan kakak kandung di tabang dirawat di puskesmas 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Satreskrim Polres Mamasa, Sulawesi Barat, tengah menangani kasus kriminal yang melibatkan kakak adik.

Yakni JP (45) dan YB (34) warga Desa Masuppu, Kecamatan Tabang.

Pelaku adalah kakak, sementara korban adalah adik kandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun-Sulbar.com, keduanya bertikai diduga gara-gara batas lahan.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto, mengatakan pertikaian terjadi bermula saat pelaku baru saja kembali dari kebunnya pada Rabu (6/10/2021).

Sekira pukul 19.00 Wita, pelaku mendatangi rumah adik kandungnya membawa tuak untuk diminum.

Saat sedang minum, keduanya membahas soal lahan.

Namun, ada selisih paham sehingga pelaku marah dan mengambil parang lalu menebas adiknya.

Korban mendapat bacokan beberapa kali di bagian tubuhnya.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Tabang.

Sementara pelaku, saat ini diamankan di Polres Mamasa.

"Setelah mendapat laporan, pelaku kita bawa ke Polres Mamasa," ungkap Dedi Yulianto, Jumat (8/10/2021).

Saat ini lanjut Dedi, pihaknya masih memeriksa pelaku.

Sambil menunggu korban selesai menjalani perawatan.

Dari informasi yang diterima Jurnalis Tribun-Sulbar.com, saat usai menebas adiknya, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Pana'.

Atas laporan Polsek Pana, Satreskrim Polres Mamasa menjemput pelaku. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved