Breaking News:

PON Papua

DAFTAR Nama Atlet Sulbar Sumbang Medali untuk Provinsi Lain di PON XX Papua

Pengamat olahraga Sulbar Akbar Laksus mengatakan tidak adanya motivasi internal perhatian terhadap atlet membuat atlet Sulbar perkuat daerah lain.

ist/Tribun-Sulbar.com
Putri Fitri Herlina atlet muathay asal Tommo, Kabupaten Mamuju, meraih medali emas wakili Kaltim di PON XX Papua. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sulawesi Barat atau Sulbar kembali menjadi juru kunci di perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Gelombang protes datang dari berbagai kalangan masyarakat Sulawesi Barat.

Bahkan muncul petisi copot Kepala Dinas Pemuda da Olahraga (Dispora) Hamzih.

Dan paling disayangkan karena ada tiga atlet asal Sulbar menyumbang medali untuk provinsi lain.

Dari data dihimpun Tribun-Sulbar.com, tiga atlet asal Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil meraih medali memperkuat provinsi luar di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Pertama, Fahmi Basam asal Wonomulyo, Polman meraih medali emas memperkuat Papua pada ajang Balap Motor.

Kedua, Wahyu Salam asal Desa Tammajarra, Polman meraih medali perunggu memperkuat Kaltim di cabang olahraga Sepak Takraw.

Ketiga, Putri Fitri Herlina asal Tommo, Kabupaten Mamuju, meraih medali emas wakili Kaltim.

Sebelumnya, Pengamat olahraga Sulbar Akbar Laksus mengatakan tidak adanya motivasi internal perhatian terhadap atlet membuat atlet Sulbar perkuat daerah lain.

"Dalam ilmu keolahragaan tentunya ini sangat berpengaruh kepada psikologi atlet bahwa ketika ada perhatian baik itu dari KONI maupun yang lain, tentu akan menambah semangat atlet memperkuat daerahnya," kata Akbar, Kamis (7/10/2021).

Persoalannya, motivasi dan perhatian kepada atlet itu tidak diimplementasikan dalam menjalankan tugas Cabor maupun KONI sendiri.

Wahyu Salim peraih medali perunggu perkuat Kaltim di PON XX Papua.
Wahyu Salim peraih medali perunggu perkuat Kaltim di PON XX Papua. (ist/Tribun-Sulbar.com)

Sehingga, atlet lebih memilih keluar untuk memperkuat daerah lain dibandingkan daerahnya.

"Artinya apa mereka tidak memiliki rasa memperkuat daerahnya karena memang motivasi itu tadi seperti persoalan perhatian atau keseriusan daripada pembina Cabor atau Koni di SUlbar," ungkap Akbar.

Sementara, Ketua Kontingen Sulbar Hamzih mengungkapkan adanya atlet asal Sulbar mewakili provinsi lain menjadi PR Komite Olahraha Nasional Indonesia (KONI) Sulbar kedepan.

Seperti, akan melakukan evaluasi secara menyuluruh kepada semua Cabor yang ikut PON maupun yang tidak ikut.

Putri Fitri Herlina atlet muathay asal Mamuju raihmedali emas wakili Kaltim di PON XX Papua.
Putri Fitri Herlina atlet muathay asal Tommo, Kabupaten Mamuju, meraih medali emas wakili Kaltim di PON XX Papua.

"Kita akan mengevaluasi tiap Cabor untuk berlaga kedepan, bukan hanya Balap Motor tetapi semua Cabor," bebernya.

Hal itu, dilakukan agar bisa melihat peluang-peluang kedepan pada laga PON berikiutnya.

Baik itu menyangkut pelatih, infrastrukturnya maupun jaminan kepada atlet terhadap masa depannya.

"Sehingga tidak ada lagi atlet direkrut oleh provinsi lain," tandasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved