Breaking News:

Penemuan Orok Bayi

Polresta Mamuju Belum Temukan Pelaku Penguburan Orok Bayi di Padang Panga

Saat ini, Satuan Reskrim Polresta Mamuju masih melakukan penyelidikan.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Kasat Reskirm Polresta Mamuju, AKP Pandu Arif Setiawan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Polresta Mamuju belum menemukan pelaku penguburan orok bayi di Lingkungan Padang Panga, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Selasa (5/10/2021).

Saat ini, Satuan Reskrim Polresta Mamuju masih melakukan penyelidikan.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arif Setiawan, kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (7/10/2021)

"Masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi," kata AKP Pandu Arif Setiawan.

Penemuam orok bayi sekitar pukul 17.30 Wita, Selasa (5/10/2021) malam.

Bermula dari warga Lingkungan Padang Panga, hendak ke kebun mengamankan hewan ternaknya.

Lokasi kebun warga tersebut di Jl Kakaktua tak jauh dari pemukiman.

Warga curiga dengan gundukan tanah yang berada di lokasi kebun.

Jumali, Syamsul dan Arjun warga setempat lalu menggali gundukan tanah yang mencurigakan itu.

Mereka menemukan bungkusan kain kafan putih.

Lantas kaget dan segera melaporkanya ke Babinkabtibmas Kelurahan Karema, Bripka Lexy M.

Bripka Lexy M dan warga lain membuka bungkusan kain kafan putih tersebut.

"Ternyata mayat bayi, dikubur ditengah kebun warga," kata Bripka Lexy M kepada Tribun-Sulbar.com.

Lanjutnya, kondisi mayat bayi tersebut sudah dikerumuni lalat.

Warga lain mendengar kabar itu, lalu berkerumun menyaksikan penemuan mayat bayi tersebut.

Jasad bayi tersebut di bawa ke RS Bayangkara Polda Sulbar untuk diautopsi.

Orok bayi berusia enam bulan dalam kandungan.

Hal tersebut berdasarkan hasil autopsi tim kesehatan RS Bayangkara Polda Sulbar, disampaikan Iptu dr Komang.

Berjenis kelamin perempuan.

Saat ditemukan, orok bayi tersebut tangan dan kaki terikan.

Kemudian dibungkus kain kafan dan kapas.

"Tali pusat sudah terpotong, berat bayi tersebut 500 gram, dengan usia 6 bulan dalam kandungan," kata Iptu dr Komang kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (6/10/2021).(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved