Breaking News:

Kejari Majene Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, 85 Persen Narkoba

Kajari Majene Kajari Majene, Nursurya, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kejahatan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Editor: Nurhadi Hasbi
Humas Polres Majene
Pemusnahan barang bukti di Kantor Kejari Majene 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene, lakukan pemusnahan barang bukti, Kamis (7/10/2021).

Barang bukti yang musnakan berupa ribuan Pil Bojek, shabu, uang palsu, Hp, parang dan sejumlah barang bukti lainnya.

Pemusnahan barang bukti dihadiri langsung Wakil Bupati Majene, Arismunandar, Ketua DPRD Kabupaten Majene, Salmawati, Dandim 1401 Majene, Letkol Inf Yudhi Rombe.

Kajari Majene Kajari Majene, Nursurya, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kejahatan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

"Sebagian besar barang bukti yang dimusnahkan adalah narkotika yakni 85 persen," kata Kajari Majene, Nursurya di harapan wartawan.

Dikatakan, hal itu membuatnya prihatin karena penggunanya rata-rata masih remaja.

"Tentu akan berdampak pada mutu generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Pihaknya meminta kerjasama semua pihak untuk melakukan pencegahan.

“Kami, Pak Dandim dan Pak Kapolres mewacanakan kepada Pak Wakil Bupati atau Pemda untuk membentuk Kampung atau Desa Bebas Narkoba, sebagai upaya pencegahan atas penyalahgunaan narkotika di Majene," tuturnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved