Breaking News:

HMI Majene Geruduk Markas Polres Majene, Minta 3 Rekannya Dibebaskan

Penahanan tiga kader HMI setelah ditetapkan sebagai tersangka buntut pada demo Videotron beberapa waktu lalu yang berujung kericuhan.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Massa HMI Majene mendatangi markas Polres Majene sebagai bentuk proses terhadap pihak kepolisian, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Tiga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene, ditahan di Markas Kepolisian Resor Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Penahanan tiga kader HMI setelah ditetapkan sebagai tersangka buntut pada demo Videotron beberapa waktu lalu yang berujung kericuhan.

Belum diketahui pasti alasan polisi menetapkan dan menahan ketiga kader HMI Majene tersebut.

Atas penahanan dan penetapan tersebut, massa HMI Majene mendatangi markas Polres Majene sebagai bentuk proses terhadap pihak kepolisian, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Tak Ada Gedung Kesenian, Marching Band Mamuju Latihan di Lapangan Ahmad Kirang

Baca juga: Jalan Trans Sulawesi di Malunda Amblas, Kasat Lantas Majene: Tidak Ada Jalan Alternatif

Mereka berunjuk rasa dan mendesak ketiga rekanya dibebaskan karena dianggap tidak bersalah.

Dari pantauan Tribun-Sulbar.com, aksi mahasiswa dimulai sekitar pukul 14.00 Wita. Jumlah massa sekitar 50 orang.

Mereka berorasi di depan Markas Polres Majene.

Peserta aksi membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan mereka.

Hingga pukul nyamuk 16.00 Wita, massa aksi masih berada di depan Mapolres Majene.

Menurut salah satu perserta aksi dalam orasinya tidak akan meninggalkan Markas Polres sampai rekan mereka dibebaskan.(*)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved