Breaking News:

ODGJ

Ingin Rujuk ODGJ ke RS Dadi Makassar, Dinsos Mamuju Terkendalan Administrasi Kependudukan

Jamal dirantai keluarnya di rumah kecil Lingkungan Kurungan Bassi, Kecamatan Mamuju, Sulbar.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Sekretaris Dinas Sosial Mamuju, Iwanuddin Patma, mengunjungi pasien ODGJ dirantai di Kurungan Bassi. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Jamal (35) Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) terpaksa dirantai keluarganya karena dinilai bahayakan orang lain.

Jamal dirantai keluarnya di rumah kecil Lingkungan Kurungan Bassi, Kecamatan Mamuju, Sulbar.

Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, berencana merujuk Jamal ke RS Dadi Makassar.

Namun Dinsos Mamuju mengaku terkendala administrasi kependudukan.

Jamal tidak memiliki KTP dan BPJS Kesehatan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinsos Mamuju, Iwanuddin Patma saat berkunjung ke rumah ODGJ tersebut.

"Pihak keluarganya sudah menyetujui, untuk di rujuk ke RS Regional, karena di sana sudah ada poli Jiwa," kata Iwanuddin Patma kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (5/10/2021).

Dikatakan, kartu identitas pasien pihaknya sementara pengurusan.

Pihak Dinsos sudah menghubungi kantor Catatan Sipil untuk menerbitkan kartu identits pasien ODGJ tersebut.

"Hanya BPJS Kesehatan ini yang lama kami tunggu pengurusanya," tuturnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved