Breaking News:

Viral Polman

KENAPA Pengantin di Wonomulyo Mau Diarak Pakai Gerobak? 

Rumah mempelai laki-laki berada di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. 

Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hasan Basri
pengantin asal Bumiayu Wonomulyo Polman diarak pakai gerobak pasir 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Pasangan pengantin baru di Wonomulyo mencuri perhatian warganet.

Ialah Sujarwadi dan Arum Intan Sari mendadak viral di media sosial (medsos) Facebook. 

Usai akad, keduanya diarak rombongan menggunakan gerobak pengangkut batu bata. 

Gerobak dilapisi kain warna merah menuju rumah mempelai laki-laki. 

Rumah mempelai laki-laki berada di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. 

Mempelai mengenakan busana baju adat jawa diiringi musik dan rebana Jawa bernama Cengkreng.

Dalam video beredar, arak-arakan menjadi tontonan masyarakat setempat. 

Orangtua mempelai laki-laki, Wasito mengatakan, mengarak pengantin dengan gerobak terjadi secara spontan. 

"Ini tiba-tiba muncul pikiran dari keluarga sendiri, bagaimana caranya agar acara pernikahan ini bisa mengagetkan (menghibur) masyarakat,"ucapnya. 

Menggunakan gerobak atas inisiatif langsung keluarga dan disetujui mempelai perempuan.

Gerobak digunakan biasa dipakai mengangkut batu bata di desa itu. 

Ia diarak sepanjang 50 meter dari rumah.

Keluarga Suwito menggelar acara pernikahan dengan cara berbeda bukan baru pertama kali. 

Sebelumnya juga pada saat pernikahan anaknya dimeriakan dengan cara dipanggul menggunakan tangan. 

Bahkan, pernah mereka membuat arak-arakan pengantin menggunakan dokar atau bendi. (San) 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved