Breaking News:

Jualan Tanaman Hias

Cerita Andre, Warga Mamasa Bisa Raup Ratusan Juta dari Jualan Tanaman Hias Selama Pandemi

Harga tanaman hias alokasi masih bertahan di kisaran Rp 1 juta per tanaman hingga tahun 2021.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Andre warga Desa tondok Bakaru pengusaha tanaman hias di Mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19, sejumlah pemuda di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, malah raup untung ratusan juta rupiah.

Satu diantaranya adalah Andarias Sambokaraeng (41), yang akrab disapa Andre.

Berawal dari hobi koleksi anggrek, pemuda asal Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa itu raup untung ratusan juta rupiah dari jualan tanaman hias.

Andre bercerita, di akhir tahun 2016 lalu, ia tak sengaja menemukan satu spesies anggrek tumbuh parasit di dahan pohon lapuk.

Ia membawanya pulang ke rumah, lalu dipelihara.

Tak berselang lama usai ditanam, anggrek itu mengeluarkan bunga yang indah dipandang mata.

Dari situ, Andre mulai mengoleksi tanaman anggrek jenis endemik.

Beberapa tahun setelahnya, Andre mengoleksi hingga lebih dari 400 spesies anggrek.

Sejak itu, Andre mulai menjual tanaman anggrek secara online.

Andre warga Desa tondok Bakaru pengusaha tanaman hias
Andre warga Desa tondok Bakaru pengusaha tanaman hias di Mamasa

Omset yang ia dapat mencapai Rp 25 juta per bulan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved