Breaking News:

anak di bawah umur

Anak di Bawah Umur Korban Penganiayaan Oknum Polisi di Mamasa Alami Traumatik

Menurut Fatmawaty, anaknya susah menggerakkan kakinya dan merasa sakit di lengan bekas pukulan.

Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Korban penganiayaan oknum polisi anggota Polres Mamasa,baring di samping ibunya. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Seorang bocah 11 tahun yang jadi korban penganiayaan oknum Polisi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, masih trauma.

Sebelumnya bocah kelas 6 sekolah dasar itu, dianiaya oknum Polisi inisial L berpangkat Bripka, pada Kamis (30/9/2021).

Kejadiannya di kompleks pasar swasta di Makau, Desa Buntu Buda, Kecamatan Mamasa, sekira pukul 16.30 Wita.

Anak dari pasangan Syamsul Nuralam dan Fatmawaty ini mendapat pukulan sebilah bambu sebanyak empat kali di bagian tangan dan kaki.

Ironisnya, tak hanya seorang, namun kedua anaknya yang satunya masih berusia 9 tahun, juga menjadi sasaran kemarahan oknum polisi itu.

Penganiayaan oleh oknum Polisi bermula saat anaknya dan anak oknum polisi tersebut sedang bermain.

Saat bermain, tak sengaja korban mengenai anak pelaku, hingga menangis.

Namun, anak oknum polisi itu mengadu ke orangtuanya.

Menerima aduan anaknya, oknum polisi itu lalu mencari korban dan memukulnya menggunakan sebilah bambu.

Kejadian ini sudah dilaporkan di Polres Mamasa, beberapa saat setelahnya kejadian.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Nurhadi Hasbi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved