Vaksinasi Remaja

Vaksinasi Pelajar Dosis Satu Baru 14,30 Persen, Dinkes Majene: Terkendala Izin Orangtua

"Maunya itu diizinkan saja. Ini vaksin kan seperti ji imunisasi biasa. Siswa SD kelas 5 juga dulu pernah disuntik. Begitu kira-kira," ujarnya.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Siswi SMAN 2 Majene saat mengikuti vaksinasi massal, Sabtu (18/9/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Pemerintah Kabupaten Majene terus menggenjot vaksinasi bagi remaja atau pelajar.

Hingga saat ini, capaian vaksinasi remaja dosis satu sudah mencapai 14,30 persen atau 2.857.

Sedangkan, capaian dosis dua baru 1,30 persen atau 260.

Sementara, target sasaran vaksinasi remaja sebanyak 19.973.

Hal tersebut berdasarkan data Dinkes Sulbar pertanggal 30 September 2021.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majene dr Rakhmat Malik mengaku, hingga saat ini tak ada keluhan pelajar yang diterima akan efek vaksinasi.

"Sejauh ini tidak ada. Karena kalau sudah lebih dari 24 jam, itu sudah bukan efek atau gejala vaksin," ujar dr Rakhmat kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (1/10/2021).

Ia mengatakan, Dinkes Majene menyiapkan tim khusus melayani keluhan atau gejala vaksinasi.

Nama timnya adalah Tim KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi.

"Ada tim kejadian ikutan pasca imunisasi. Jadi mereka yang tangani kalau ada keluhan pasca vaksin," jelasnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved