Minggu, 26 April 2026

Kantor Bupati Mamuju Rampung Desember, Dirancang Ramah Bencana, Jarak Anak Tangga 18 Sentimeter

Kepala balai prasarana permukiman wilayah Sulawesi Barat, Normansjah Wartabone mengatakan, selama oktober pihaknya akan fokus pengerjaan struktur

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Kantor Bupati Mamuju Rampung Desember, Dirancang Ramah Bencana, Jarak Anak Tangga 18 Sentimeter
Diskominfo Mamuju
Bupati Sutinah Suhardi bersama Kepala balai prasarana permukiman wilayah Sulawesi Barat, Normansjah Wartabone saat memantau gedung Kantor bupati mamuju, Jumat (1/10/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Kantor Bupati Mamuju rencanaya sudah siap ditempati kembali pada Desember mendatang.

Gedung kantor ini memang kena dampak bencana gempa bumi, yang melanda Sulawesi Barat pada Januari 2021 lalu.

Bupati Sutinah Suhardi dan pegawai pemkab mamuju tak bisa berkantor disana karena gedungnya rusak akibat diguncang gempa.

Kepala balai prasarana permukiman wilayah Sulawesi Barat, Normansjah Wartabone mengatakan, selama oktober pihaknya akan fokus pengerjaan pada sektor struktur bangunan, sehingga november mendatang sudah memasuki tahap finising.

"Selanjutnya selesai dan dapat digunakan akhir desember nanti," ujarnya saat acara seremoni penyerahan kantor Satpol PP dan Damkar kepada pemkab Mamuju di kompleks kantor bupati mamuju jl. Soekarno Hatta, Jumat (1/10/2021).

Ia memastikan, sejumlah bangunan yang direkonstruksi akibat bencana termasuk kantor bupati mamuju, akan lebih ramah bencana dengan konstruksi bangunan dan penunjang teknisnya yang lebih aman.

Ia mencontohkan, jalur evakuasi atau akses keluar dari bangunan didesain sedemikian rupa sehingga memudahkan orang, untuk dapat bergegas keluar saat menghadapi kondisi darurat.

Lebih detail, anak tangga yang selama ini berjarak 30 sentimeter masing-masing anak tangga, kini diubah menjadi 18 sampai 20 sentimeter saja saja sesuai persyaratan bangunan ramah bencana.

"Selain kantor bupati, kami juga masih terus berkonsentrasi menyelesaikan 96 bangunan pemerintah daerah yang menjadi objek rekonstruksi pasca bencana, dengan persentase bangunan yang telah rampung mencapai 80,6 persen atau 60 bangunan telah selesai.

"Termasuk kantor Satpol PP dan Damkar, kantor Bappepan, kantor camat Tapalang, Puskesmas botteng, serta beberapa bagian dari RSUD mamuju yang telah difungsikan," tambah Normansjah

Pada kesempatan sama, Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, berharap kantor bupati bisa segera rampung, sehingga pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan lebih baik lagi.

"Namun tentunya aspek keamanan dapat menjadi prioritas, sehingga penggunaan bangunan dapat dirasakan aman dan nyaman," kata Sutinah. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved