Videotron Majene

Wakil Bupati Majene Minta Mahasiswa Dalami Materi Tuntutan Sebelum Aksi

Ia mengatakan, proyek videotron ini adalah bagian dari program pemerintah dengan visi misi Majene Terang.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Wakil Bupati Majene Arismunandar duduk melantai bersama massa aksi di depan Kantor Bupati Majene, Kamis (30/9/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Wakil Bupati Majene Arismunandar menerima langsung massa aksi demo penolakan videotron, Kamis (30/9/2021).

Arismunandar duduk melantai bersama mahasiswa di depan kantor bupati.

Kepala BKAD Majene, Kasman Kabil, dan Kepala Dinas Kominfo Majene, Ahmad Rafly Nur, hadir mendampingi wakil bupati.

Arismunandar mendengar dan mencatat beberapa tuntutan yang dilayangkan mahasiswa.

Tuntutan utama mahasiswa adalah menolak proyek videotron di Kabupaten Majene.

Mereka menolak pembangunan videotron lantaran diduga adanya pemborosan anggaran.

Mahasiswa menilai, usulan anggaran iklan videotron Rp 1,4 miliar tidak masuk akal.

Kepada mahasiswa, Aris menjawab tuntutan mahasiswa.

Ia mengatakan, proyek videotron ini adalah bagian dari program pemerintah dengan visi misi Majene Terang.

Majene Terang, kata dia, tidak hanya dari segi lampu. Tapi juga terang dalam informasi.

"Majene terang dalam pembangunan dan informasi," ujar Arismunandar di hadapan massa aksi.

Lanjutnya, investasi videotron punya peluang besar untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Majene.

"Ini kita harapkan bisa menjadi sumber pendapatan daerah," lanjutnya.

Ia berjanji, pengadaan videotron ini akan diawasi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved